Mengurai data dan fakta seputar anak terlantar akibat perceraian dan menjelaskan pentingnya pengaturan hak asuh yang adil.
Focus Keyphrases: Anak terlantar akibat perceraian, hak asuh anak pasca perceraian.
Anak Terlantar Akibat Perceraian: Memahami dan Mencegah
Apa sih akibat yang paling dirasa jika suami istri memutuskan bercerai? Selain luka hati, ada isu lain yang sering terlupakan, yaitu soal nasib anak pasca perceraian. Anak terlantar bisa jadi skenario pahit yang sering terjadi di Indonesia khususnya pasca terjadinya sebuah perceraian.
Data Jumlah Anak Terlantar Sebab Perceraian di Indonesia
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2021, sekitar 35% anak Indonesia yang hidup dalam keluarga bercerai mengalami perlakuan tidak layak dan terlantar. Angka ini merupakan gambaran nyata bagaimana perceraian bisa berdampak pada kesejahteraan anak.
Hak Asuh Anak Pasca Perceraian: Solusi Agar Anak Tak Terlantar
Perceraian bukan berarti selesai segala urusan, lho. Ada satu hal penting yang harus diatur: hak asuh anak. Menurut UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, hak asuh anak idealnya diberikan kepada ibu. Namun, hak asuh dapat diatur sesuai kesepakatan kedua belah pihak, asalkan menjamin kesejahteraan anak.
Solusi Untuk Mencegah Anak Terlantar Pasca Perceraian
Cara terbaik untuk mencegah anak terlantar akibat perceraian adalah dengan merancang pengaturan hak asuh yang adil dan seimbang. Pilihlah pola asuh yang terbaik bagi perkembangan dan kesejahteraan anak, bukan berdasarkan ego atau keinginan pribadi orang tua. Jika perlu, konsultasikan dengan ahli hukum keluarga.
Inilah poin yang harus dicermati suami istri yang berencana bercerai. Meski perceraian kadang jadi pilihan terakhir, jangan sampai anak jadi korban dari keputusan tersebut.
Dipublikasikan oleh tim : Lawyer Keluarga
Baca artikel hukum lainya dan tuliskan komentar anda
Konsultasikan segala permasalahan hukum anda kepada lawyer keluarga via online whatsapp ini kapanpun dan dimapun secara mudah serta cepat kami hadir untuk anda
